Tolonglah Orang Lain, Engkau pun akan Ditolong Tuhan

“…Allah akan senantiasa menolong hambanya, selama hamba itu menolong saudaranya. “ (Ibnu Majah: Sunan Ibnu Majah, I, 152)

Suka duka dalam hidup ini adalah sebuah keniscayaan. Tuhan menciptakan kesedihan, dan juga kegembiraan. Tuhan juga menciptakan kesulitan sekaligus juga kemudahan. Ada siang, ada malam. Ada pertemuan, juga ada perpisahan. Dalam firmannya, Allah Swt. berfirman: Inna ma’al ‘usri yusra. Inna ma’al ‘usri yusra. Sesungguhnya di balik kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya di balik kesulitan itu ada kemudahan.

Hidup yang keras ini harus dihadapi dengan segenap usaha dan perjuangan yang keras juga. Kerja keras adalah kunci untuk meraih sukses hidup. Bersikap keras terhadap hidup akan membuat hidup bersikap lunak terhadap kita. Tegasnya, kalau kita bersikap keras menghadapi hidup, maka hidup akan memudahkan kita. Urusan makan kita, pekerjaan kita, dan sebagainya akan menjadi mudah karena kita sudah bekerja keras.

Sebaliknya, sikap lunak terhadap hidup akan menjadikan hidup akan bersikap keras pada kita. Kalau kita malas bekerja, maka hidup kita juga akan sulit dan susah. Itulah rumus alam yang diberikan oleh para orang arif dan bijaksana. Sikap ini yang mestinya kita jadikan pegangan dan pedoman dalam hidup.

Namun, pada orang lain, kala mereka ditimpa kesusahan dan juga kesulitan, maka sudah seyogyanya kita membantu dan menolong mereka. Ini sejalan dengan hadits Nabi Muhammad Saw.: “Allah Swt. akan senantiasa menolong hambanya, selama hamba itu menolong saudaranya”. (Ibnu Majah: Sunan Ibnu Majah, I, 152).

Oleh karena itu, jika ada saudara, teman dan sahabat yang kelaparan, maka tugas kita adalah berbagi pada mereka yang kelaparan. Jika ada saudara, teman dan sahabat yang kesusahan karena tidak bisa membayar biaya sekolah anak-anaknya, maka tugas kita adalah membantunya untuk menyelesaikan biaya tersebut. Jika ada saudara, teman dan sahabat yang telanjang karena tidak memiliki pakaian, maka tugas kita adalah memberinya pakaian.

Membantu orang lain yang kesusahan tidak perlu melihat apakah orang yang telah kita tolong tadi akan membalas perbuatan baik kita atau kah tidak. Karena yang jelas akan membalas perbuatan baik kita adalah Allah Swt. Bahwa Allah Swt. akan menolong orang-orang yang telah berbuat baik dan menolong hambaNya adalah rumus yang tidak terbantahkan.

“Kalau kita menolong orang, insya Allah kita akan selalu ditolong oleh Allah Swt. karena urusan menolong orang adalah kita dengan Allah Swt., bukan dengan orang yang kita tolong”, ujar seorang kawan pengusaha dalam sebuah diskusi di Warung Tera’ Khas Timur Tengah suatu saat. Sayapun mengiyakan apa yang dikatakan, sebagaimana ujaran hadits yang telah saya kemukakan di atas.

Sekalipun kadangkala orang yang telah kita tolong itu justru menghancurkan kita, sadarlah bahwa kita yang telah menolong orang tadi akan ditolong oleh Allah Swt. Karena itu, pertolongan Allah Swt. akan datang pada kita dengan berbagai cara. Kadangkala melalui orang yang kita tolong, kadangkala melalui tangan orang lain, dan kadangkala melalui cara-cara yang tidak dapat dinalar oleh akal manusia.

Karena itu, urusan menolong manusia lain adalah urusan orang yang menolong dengan Allah Swt per se. Bukan urusan orang yang menolong dengan orang yang ditolongnya. Padahal, jika Allah Swt. telah memberikan garansi pada kita untuk menolong kita, siapapun tidak akan dapat menghalanginya. Artinya, dalam konteks itu, kita akan dimenangkan oleh Allah Swt. dengan pertolongan tersebut. Sementara, orang-orang yang memusuhi kita, akan dengan sendirinya akan terkalahkan.

Biasanya, orang yang seperti ini akan diberi hati yang damai dan tentram. Di sampingnya selalu ada Allah Swt. yang selalu melindunginya. Ia tidak pernah gundah gulana karena masalah apapun. Iapun tidak pernah berharap banyak pada pertolongan manusia yang serba terbatas dengan berbagai hal.

Wallahu’alam.**

Dikutip dalam buku Bersedekahlah, Anda Akan Kaya dan Hidup Berkah karya Prof. Dr. Kiai M. Noor Harisudin, M.Fil.I

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *